KELUARGA KUDUS

 

Tujuan Umum     :    Agar anak mampu meneladani sikap hidup keluarga kudus Nazareth

Tujuan Khusus    :    Setelah kegiatan minggu gembira diharapkan anak dapat :

  1. Menyebutkan nama anggota keluarga kudus

  2. Menceriterakan kembali kisah keluarga kudus Nazareth

  3. Meneladani sikap hidup keluarga kudus Nazareth dalam kehidupan sehar-hari.

Sumber Bahan    :    Buku Seri Perjumpaan dengan Allah Jilid 3

Alat Peraga         :    Gambar keluarga kudus

Langkah-langkah    :

  1.     Perayaan    :

    1. Lagu Pembukaan    :    "KUCINTA KELUARGA TUHAN "

      Ku cinta kluarga Tuhan, Terjalin mesrah sekali

      Semua saling mengasihi, Betapa senang ku menjadi Kluarga Tuhan

              Maria Yusuf dan Yesus. Adalah kluarga kudus

              Semua saling mengasihi. Betapa snang kumengikuti, Kluarga-Nya Tuhan.

    2. Doa pembukaan : Bapa yang penuh kasih, kami mengucap syukur kepada-Mu karena Engkau telah memperkenankan kami untuk berkumpul kembali di tempat ini untuk mengikuti kegiatan minggu gembira ini. Bapa kami mau belajar tentang keluarga kudus Nazareth. Dampingilah kami agar dapat menjadi anak yang baik dan mengikuti teladan keluarga kudus Nazareth. Doa ini kami panjatkan kepada-Mu dengan perantaraan Kristus Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang segala masa, Amin

    3. Pembacaan lilin kecil

  2. Penghayatan    :

    1. Ceritra    :    " KELUARGA BAPAK RONI "

           Di sebuah desa, desa Lekebai hiduplah sebuah keluarga  yang terdiri dari Bapak Roni dan istrinya Rina. Keluarga ini dikaruniai seorang anak laki-laki, Roy namanya, sekarang Roy sudah duduk di bangku SD kelas IV. Keluarga bapak Roni sangat sederhana, setiap hari bapak Roni hanyalah sebagai seorang tukang  kebun, sementara ibu Rina, sebagai ibu rumah tangga yang mengerjakan semua pekerjaan memasak, mencuci,membersihkan rumah. Bapak Roni dan ibu Rina menjalankan tugas ini dengan senang hati, gembira, penuh tanggung jawab, sabar. Sementara si Roy kecil rajin kesekolah, rajin belajar dan setelah pulang sekolah Roy membantu bapaknya membersihkan kebun dan juga membantu ibunya di rumah. Semua pekerjaan Roy ini ia lakukan dengan gembira, senang hati, sabar, dan setia. Si Roy tidak pernah mengeluh atau bersungut-sungut. Anak-anak yang terkasih, keluarga bapak Roni setiap malam mereka bersama berdoa, dan Roy sendiri juga selalu berdoa sebelum dan sesudah bangun tidur, sebelum dan sesudah makan. Kehidupan keluarga mereka sangat sederhana, tapi mereka tetap saling mengasihi, damai,rukun demikian juga hubungan mereka dengan tetangga-tetangganya. Keluarga bapak Roni sangat disenangi oleh orang sedesanya dan dapat menjadi contoh terhadap keluarga yang lainnya di desa Lekebai itu.

    2. Pertanyaan ceritra    :

      1. Apa judul ceritra tadi ? ( Keluarga Roni )

      2. Sebutkan nama orang tua dari Roy ? ( Bapak Roni dan ibu Rina )

      3. Apa pekerjaan bapak Roni ?    ( Sebagai tukang kebun )

      4. Apa yang dilakukan Roy setelah ia pulang dari sekolah ? ( Membantu bapaknya di kebun juga membantu mamanya di rumah

    3. Pendalaman    :

      Anak-anak yang terkasih, dalam ceritra tadi kita sudah mendengar ceritra tentang keluarga Bapak Roni. Keluarga ini sangat sederhana, dan boleh dikatakan miskin harta, tetapi mereka rukun dan damai dalam membangun keluarga,saling mengasihi, saling mencintai,saling membantu dalam bekerja,dan mereka rajin berdoa bersama dalam keluarga . Anak-anak, di Nazareth juga hiduplah keluarga kudus, yang terdiri dari Tuhan Yesus, santa Maria dan Santu Yosep. Keluarga ini disebut kudus karena mereka sungguh mempersembahkan seluruh hidup mereka kepada Tuhan, Santu Yosep sebagai bapak keluarga bekerja sebagai tukang kayu,dan Santa Maria sebagai ibi keluarga yang bekerja di dapur menyiapkan makanan dan minuman untuk suaminya, sementara Tuhan Yesus membantu bapaknya sebagai tukang, dan membantu ibunya memasak, mencuci piring, mencuci pakaian,  menyapu halaman. Santu Yosep dan Santa Maria mendidik Yesus untuk taat kepada Allah, dengan beribadat ke Sinagoga. Pada usia Yesus yang ke 12 Maria dan Yosep membawa Yesus ke Yerusalem untuk merayakan perayaan Paska,seperti yang dirayakan setiap tahun. Dalam kehidupan sehari-hari, Santu Yosep dan Santa Maria sangat mencintai Yesus, demikian pula Yesus juga sangat mencintai Santa Maria dan Santu Yosep. Yesus sangat mencintai juga teman-temannya di desa-Nya itu, terlebih teman-teman-Nya yang susah, menderita dan yang miskin. Anak-anak, sebagai sahabat Tuhan Yesus, anak-anak juga harus bisa mengikuti / meneladani / mencontohi sikap Tuhan Yesus dengan rajin berdoa kepada Tuhan, rajin membantu orang tua, menolong teman-teman yang menderita, mengajak teman yang malas berdoa. Dengan itu Tuhan Yesus akan senang dan bahagia melihat anak-anak, dan Tuhan Yesus akan memberkati anak-anak dengan memberi kesehatan yang baik, teman yang banyak

  3. Pengungkapan :    Anak diminta untuk mewarnai gambar "Keluarga Kudus"

  4. Kesaksian         :    Anak diminta untuk menceritrakan satu bentuk kebaikan yang telah ia terima dari orang tuanya.

  5. Perwujudan       :       

  6. Penutup    :

    1. Doa Penutup    :  Bapa yang maha kasih, terima kasih kepada-Mu, karena Engkau telah memperkenankan kami mengikuti kegiatan minggu gembira ini dengan baik. Kami mohon kepada-Mu, bantulah kami untuk dapat mengikuti teladan keluarga kudus Yesus, Maria dan Yosep. Doa ini kami panjatkan kepada-Mu dengan perantaraan Kristus Tuhan kami, A m i n

    2. Lagu Penutup    :    "KASIH IBU "

      Kasih Ibu kepada beta, Tak berubah sepanjang masa

      Hanya memberi tak harap kembali, Bagai sang surya menyinari dunia.

       

Kembali ke halaman depan