ORANG-ORANG KUDUS

 

TUJUAN UMUM      : Anak meneladani, meniru dan mencari perlindungan kepada orang-orang kudus.

TUJUAN KHUSUS  : Setelah Kegiatan Minggu Gembira ini anak diharapkan dapat:

  1. Mengucapkan doa spontan untuk para orang kudus

  2. Menceritakan kembali secara singkat tentang tentang St. Bernadetha.

  3. Menyebutkan nama Santo-Santa Pelindungnya.

  4. Membedakan antara Santo dan Santa.

  5. Menyebutkan  teladan dan sikap St. Bernadetha.

SUMBER BAHAN

  1. Matius 22:1-14.

  2. Matius 5:1-12.

  3. Buku Kumpulan Lagu Bhakti Luhur.

ALAT PERAGA : Gambar salah satu orang kudus yang cukup terkenal.

LANGKAH-LANGKAH

1. Perayaan

  1.  Lagu Pembukaan        "SING SABAR LAN MANTEP"

           Sing sabar lan mantep, Tekan Pungkasane

           Sing sabar lan mantep,Nderek Gusti Yesus

           Sing sabar la mantep, pikanthuk ganjaran

            Sing sabar lan mantep, Mlebu Kraton Kraton Swarga

  1. Doa Pembukaan

    Ya Tuhan, trimakasih karena Engkau masih memberi kami rahmat, sehingga sampai saat ini kami hadir kembali di tempat ini untuk mengikuti kegiatan ini. Bapa berkatilah kami, agar kami dapat mengikuti kegiatan ini dengan baik. Sehingga dapat berguna bagi kehidupan kami sehari-hari.Demi Kristus Tuhan dan Pengantara kami. Amin.

2. PENGHAYATAN

  1. Penggalian Pengalaman

  2. Cerita                                                                        SANTA BERNADETHA

            Ada seorang anak  perempuan bernama Bernadetha. Ayahnya seorang pengusaha penggilingan padi. Bernadetha mempunyai dua orang adik, kedua adiknya sangat sehat dan lincah sedangkan Bernadetha kurang sehat dan sering sakit-sakitan. Pada suatu hari ibunya menyuruh Bernadetha dan kedua adiknya pergi mencari kayu bakar. Di tepi  sungai, kedua adiknya sudah berjalan jauh meninggalkan Bernadetha seorang diri, dalam kesendiriannya itu Ia melihat seorang wanita yang cantik berdiri di dekat sebuah gua. Bernadetha heran dan kemudian menceritakan kepada adik-adiknya.

            Setiba di rumah Bernadetha juga menceritakan hal itu kepada ibu, bapaknya. Tetapi mereka tidak mempercayai  cerita itu,justru Ia di tolak dan diolok-olok oleh teman-temannya  semua semua orang yang mendengarkannya. Namun Bernadetha tetap rendah hati, ramah dan mengasihi mereka yang  mengoloknya. Setiap pagi Bernadetha pergi ke goa untuk bertemu dengan wanita cantik itu. Ia berdoa Rosario bersamanya.

    Dengan suara lembut wanita cantik itu berkata: "Bernadetha, engkau sebaiknya datang ke sini sesering mungkin". Bernadetha melihat wanita itu sebanyak 11 kali. Akhirnya Bernadetha bertanya: "Siapakah namamu? Wanita itu menjawab: "Saya Maria yang dikandung tak bernoda".

            Mendengar kesaksian yang telah dialami oleh Bernadetha banyak orang menjadi percaya dan berdoa. Di samping goa, ada mata air yang tak pernah kering.Mata air itu berkat korekan tangan Bernadetha atas permintaan Bunda Maria, pada penampakan   pertama  tempat  itu  dinamakan goa Lourdes. Sekarang  banyak  orang  yang  berdoa  dan  minum  dari  mata  air  itu, dan banyak yang mengalami kesembuhan   baik  jiwa  maupun  raganya.

  3. Pendalaman

            Adik-adik  kita  sudah  mendengar  cerita  tentang  Santa  Bernadeha. Santa  Bernadeta  adalah  salah  satu  orang  kudus,kenapa ia dijuluki demikian, karena Bernadetha memiliki hati yang suci,lemah lembut,sabar dan sederhana. Santa  Bernadeta  juga  memberi   contoh yang baik ke pada  kita, maka  kita  sudah sepatutnya meneladani  sikap  Santa  Bernadeta   itu  seperti : tidak  mencuri, tidak  sombong, tidak  malas, dan  tidak  nakal. Kalau  kita  berbuat  baik, maka  kita  akan  menjadi  orang  baik  dan  disenangi oleh  Tuhan  serta para  Santo- Santa di  Surga, seperti  Santa   Bernadeta.

            Kalau  kita  berbuat  jahat, kita  tidak  di  senangi oleh  Tuhan, para  kudus  atau  Santo-Santa  kita. Lalu  orang  kudus  itu  siapa ? Mereka  itu  adalah  orang-orang  yang  sudah  meninggal  yang  sudah  masuk  surga  bersama  Tuhan. Mereka  ada  yang  laki-laki  yang  disebut  Santo  dan  yang  perempuan  dinamakan  Santa. Contohya yaitu  Santo  Yosef, Santa  Maria, Santa  Magdalena, Santo  Agustinus, Santo Vincentius, Santo  Yohanes  Pembaptis, Santo  Lukas, Santo Petrus  dan  lain-lain.

    Nah, Adik-adik, kakak  sekarang mau megajukan beberapa pertanyaan;

    1. Siapa  Santo  atau  Santa  pelindung  adik-adik ? ( Anak  diberi  kesempatan  untuk  menjawab )

    2. Siapa dianta para Santo Santa yang menjadi idola kalian?

            Kita  diminta  oleh  Yesus  untuk  meneladani sikap hidup  para  Santo  atau  Santa  pelindung  kita, seperti : Menolong, melayani, rajin  berdoa, memaafkan, rajin  berdoa dan  berbuat  baik kepadasiapa saja. Untuk  melaksanakan  sikap-sikap  itu, kita  juga  minta  bantuan dan penyertaan   para  kudus  atau  Santo-Santa pelindung  kita. Supaya  kita  dapat  melaksanakannya  dengan  baik  dan  mereka  akan  selalu  menjadi pendoa bagi  kita .

3. PENGUNGKAPAN  (Pada  bagian  ini, pembina  dapat  memilih  salah  satu)

  1. Membuat puisi tentang santa Bernadetha

  2. Menuliskan  doa  singkat  kepada  orang kudus, Contohnya  " Santa  Bernadetha  yang  ada di  Surga, doakanlah  anakmu, supaya kami selalu rajin berdoa, membantu   orang  tua  dan  hidup  menurut  teladanmu".

4. KESAKSIAN

    Pembina  meminta  kepada  anak  untuk  menceritakan  pengalamannya pada saat  menolong  atau

    mendoakan  orang  lain ( sebaiknya  pembina  mengawalinya )

5. PERWUJUDAN

    Pembina  meminta  anak  untuk :

  1. Selalu berbuat  baik  pada  teman  atau  orang  lain

  2. Rajin  berdoa

  3. Bersikap  sopan santun, membantu  orang  tua  dan  tidak  boleh  nakal.

6. PENUTUP:

  1. Doa  Penutup: Bapa  yang  Maha  Kasih  kami  bersyukur  dan  berterima  Kasih  karena  Bapa   telah  menyertai  kami  selama  mengikuti   kegiatan  minggu  gembira. Semoga  apa  yang  telah  kami  terima  dapat  kami  laksanakan  dalam  kehidupan  kami  sehari-hari. Karena  Kristus  Tuhan  kami  Amin.

  2. Lagu  Penutup "MENGASIHI LEBIH SUNGGUH"

    Melayani, melayani  lebih  sungguh

    Tuhan  lebih  dulu  mengasihi   kepadaku  ) 2x

    Melayani, melayani  lebih  sungguh

    Mengasihi, mengasihi  lebih  sungguh ) 2x

    Tuhan  lebih  dulu  mengasihi  kepadaku

    Mengasihi, mengasihi  lebih  sungguh.

Kembali ke halaman depan