HIDUP RUKUN

 

Tujuan Umum : Agar anak belajar menghargai satu sama lain sehingga dapat hidup rukun dan damai.

Tujuan Khusus : Setelah minggu gembira ini, anak diharapkan dapat:

  1. menggambarkan / menjelaskan situasi taman Firdaus

  2. menjelaskan arti hidup rukun

  3. menyebutkan contoh- contoh perbuatan hidup rukun

  4. menemukan contoh perbuatan yang mengakibatkan tidak rukun

 

Sumber Bahan: Kej.1:1-31

Alat Peraga : Kertas karton untuk menggambar jenis- jenis binatang.

Langkah- langkah :

1.Perayaan :

  1. Lagu Pembukaan: " Tuhan cinta semua bangsa"

    Tuhan cinta semua bangsa, semua bangsa di dunia

    putih hitam kuning merah, semua tiada beda

    Tuhan cinta semua bangsa di dunia

        Tuhan cinta semua anak- semua anak di dunia

        kulit hitam,putih,kuning semua tiada beda

        Tuhan cinta semua anak di dunia.

  2. Doa Pembukaan : Bapa yang maha pengasih dan penyayang, Engkau mencintai kami semua satu persatu, sehingga kami dapat berkumpul kembali untuk kegiatan bina iman ini. Engkau juga mencintai teman- teman kami tanpa memandang suku, agama dan keturunan. Hadirlah bersama kami saat ini dengan Roh KudusMu agar kami belajar mencintai dan menghargai orang lain dengan baik supaya kami dapat hidup rukun di dunia ini. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami, kini dan sepanjang masa. Amin.

  3. Pembacaan Lilin Kecil

2. Penghayatan:

  1. Penggalian Pengetahuan:

  2. Pendalaman:

          Adik- adik yang terkasih, Tuhan menciptakan semua yang ada di bumi ini pada mulanya baik adanya. Karena baik maka merekapun hidup rukun, saling menghargai, saling mengasihi satu dengan yang lainnya. Mereka tidak pernah bertengkar, tidak berkelahi.Karena Tuhan sudah menyediakan semuanya untuk mereka. Manusia memberi nama kepada masing- masing binatang dan antara binatang yang satu dengan yang lainpun hidup rukun.

    Apa yang dimaksud dengan hidup rukun ? Hidup rukun adalah hidup damai, tidak ada pertengkaran, tidak ada perkelahian, tidak ada pembunuhan dan lain sebagainya... (dicari bersama dengan anak)

            Dalam lagu yang kita nyanyikan tadi, Tuhan mencintai semua manusia, semua bangsa di dunia. Ini berarti Tuhan tidak membedakan; yang kulit hitam, kulit putih, coklat, kuning dan sebagainya. Tuhan tidak menyuruh mereka untuk bermusuhan. Perbedaan kulit (hitam,putih, kuning), perbedaan agama (Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Budha, Kongfucu), perbedaan suku (Jawa, Flores, timor, Irian, sumatera) tidak menjadi masalah karena semua orang diciptakan sama oleh Tuhan. Tuhan menghendaki agar kita hidup bersatu, rukun dan damai satu dengan yang lainnya. Supaya kita bisa hidup rukun, kita harus berusaha dengan cara;

    Adapun perbuatan yang membuat hidup kita tidak rukun;

    Adik- adik yang terkasih, apakah kalian mau hidup rukun ? Kalau mau, berusaha supaya tiap hari kita menghargai orang lain, mencintai orang lain tanpa membedakan suku, Agama, asal dan sebagainya.

     

3. Pengungkapan :

    -    menuliskan nama teman- temannya dari daerah atau agama lain.

    -    permainan " Kebun Binatang "

        Langkah- langkah:

4. Kesaksian: anak menceritakan pengalaman berteman dengan yang beragama lain atau dari daerah lain.

5. Perwujudan : anak diminta untuk menghargai teman dari agama lain dan dari daerah atau warna kulit yang berbeda.

6. Penutup:

  1. Doa Penutup : Bapa, terima kasih karena kami sudah belajar untuk hidup rukun satu dengan yang lainnya. Ampuni kami karena selama ini kami masih membedakan agama, suku, asal orang lain. Semoga karena kasihMu kami dapat mencintai semua orang tanpa membedakan satu dengan yang lainnya. Kami mohon ini dengan perantaraan Kristus Tuhan dan pengantara kami. amin.

  2. Lagu Penutup: "Hidup rukun" .... sambil bergandengan tangan

                            (mengikuti nada lagu "pelangi- pelangi")

    Halo kawan- kawan, Mari hidup rukun

    saling menghargai, satu sama lain

    agar kita hidup bahagia selalu

    sekarang selalu, sepanjang masa.Amin.

Kembali ke halaman depan