PENTAKOSTA



Tujuan Umum: Agar anak bersyukur karena Roh Kudus selalu menyertai dirinya sehingga dapat melakukan perbuatan baik sesuai

                         dengan kehendak Allah.
Tujuan Khusus: Setelah Minggu gembira ini, diharapkan anak dapat:

  1. mengatakan arti Pentakosta

  2. menyebutkan tujuh karunia Roh Kudus

  3. membedakan perbuatan yang diterangi Roh Kudus dan yang tidak diterangi Roh Kudus

  4. menyebutkan peran Roh Kudus dalam hidup sehari-hari

  5. membuat doa syukur atas Roh Kudus

Sumber Bahan: Kis 2:1-12a
Alat Peraga: Gambar Roh Kudus yang berupa lidah-lidah api turun atas para rasul
Langkah-langkah:
1. Perayaan:

  1. Lagu Pembukaan: "ROH ALLAH BEKERJA"
    5 . 6 5 6 / 5 . . 3 / 5 5 6 5 /4 . . 0 /
    Di sluruh dunia Roh Allah bekerja
    Di sluruh dunia sperti nabi berkarya
    Di sluruh dunia ada ilham Roh yang heran
    Tantang kemuliaan Tuhan,
    Sperti air menutup lautan
    * Di tempat ini
    * Di dalam hati

  2. Doa Pembukaan: Ya Bapa yang maha pengasih dan Penyayang segala puji dan Syukur kami panjatkan kehadirat-Mu, sebab hari ini kami boleh merayakan Roh Kudus turun atas kami semua. Ajarilah kami untuk melakukan perbuatan- perbuatan baik dalam kehidupan setiap hari. NamaMu kami puji kini dan sepanjang masa. Amin

  3. Pembacaan Lilin kecil

2. Penghayatan

  1. Cerita " ROH KUDUS TURUN ATAS PARA RASUL "
    Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat. Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya. Waktu itu di Yerusalem diam orang-orang Yahudi yang saleh dari segala bangsa di bawah kolong langit. Ketika turun bunyi itu, berkerumunlah orang banyak. Mereka bingung karena mereka masing-masing mendengar rasul-rasul itu berkata-kata dalam bahasa mereka sendiri. Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata: "Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea ? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita: kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah." Mereka semuanya tercengang-cengang."

  2. Pertanyaan cerita

    1. Siapa yang berkumpul pada hari Pentekosta ? (semua orang yang percaya )

      • Untuk apa mereka berkumpul ? (untuk menanti kedatangan Roh Kudus )

      • Apa yang terjadi saat mereka berkumpul ? (Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk; dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing. Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya ).

  3. Pendalaman
            Anak-anak yang Yesus kasihi, pada hari ini kita merayakan Hari Raya Pentakosta. Apa arti dari Pentakosta ? Pentakosta artinya Roh Kudus turun atas para rasul. Ketika Yesus masih bersama para murid, Ia pernah menjanjikan penolong atau penghibur, yaitu Roh Kudus. Janji Yesus ini ditepati pada hari Pentakosta, 40 hari setelah bangkit, Yesus naik ke Surga dan hari yang ke lima puluh atau sepuluh hari setelah Kenaikan Yesus dinamakan Hari Raya Pentekosta; Roh Kudus turun atas para rasul. Ada Tujuh ( 7 ) karunia Roh Kudus yang diberikan kepada kita, yaitu :

3. Pengungkapan: Pembina dan anak berdoa bersama “Mohon Penerangan Roh Kudus.”
                Datanglah ya Roh Kudus, penuhilah hati umatMu
                Nyalakanlah api cintaMu,
                Utuslah RohMu maka semuanya akan dijadikan lagi
                dan Engkau akan membaharui muka bumi.
        Marilah Berdoa:
            Ya Allah, Engkau yang mengajar hati umatMu dengan penerangan Roh Kudus, berilah kami kebijaksaan sejati serta kurnia

             untuk selalu merasa gembira atas penghiburanNya. Demi Kristus Tuhan kami. Amin.
4. Kesaksian: Pembina menceritakan pengalaman ketika melaksanakan suatu pekerjaan dengan mohon terang Roh Kudus.

5. Perwujudan : Anak diminta untuk berbuat baik kepada sesama dan dicatat dalam buku minggu gembira
7. Penutup

  1. Doa Penutup : Ya Tuhan Allah dan Bapa kami yang maha bijaksana, Syukur kami haturkan ke hadirat-Mu atas rahmat yang berlimpah kepada kami semua terutama bahwa Engkau telah memberikan kami Roh Kudus yang membuat kami semakin bijaksana dalam menghadapi semua masalah dan situasi yang kadang mencekam kami di masa sekarang ini. Bantulah kami semua gar kami semakin hari semakin menemukan Engkau di dalam diri sesama kami, terlebih mereka yang sangat membutuhkan uluran tangan kasih-Mu yang menentramkan. Demi Kritus Tuhan dan pengantara kami Amin.

  2. Lagu Penutup: UTUSLAH ROH-MU
    Utuslah RohMu Ya Tuhan dan jadi baru seluruh muka bumi
    Solo ; Allah-ku nama- Mu hendak kupuji
    Engkau amat agung berdandan sinar kebesaran... Ref.

Kembali ke halaman depan