SAKRAMEN PENGUATAN / KRISMA

 

TUJUAN UMUM    : Anak menyadari bahwa sakramen penguatan adalah sakramen yang membuat Roh Kudus

                             datang ke dalam diri kita untuk memperkuat iman kita.

TUJUAN KHUSUS  : Setelah selesai pembinaan Minggu Gembira ini anak diharapkan dapat:

  1. Menyebutkan tujuan dari penerimaan Sakramen Penguatan

  2. Menyebutkan tanda apabila menerima Sakramen Baptis, Krisma, dan Imamat.

  3. Menyebutkan siapa yang berhak menerimakan sakramen Penguatan

  4. Menyebutkan cara penerimaan sakramen Krisma / Penguatan

SUMBER BAHAN  :

  1. Iman Katolik

  2. Katekismus Katolik Universal

  3. SPA Jilid 3

  4. Kitab Suci Kis 6: 1-7

ALAT PERAGA  : Gambar seorang Uskup yang sedang menerimakan sakramen Penguatan dengan penumpangan tangan.

LANGKAH - LANGKAH

1. PERAYAAN

  1. Lagu Pembukaan:    "BERHEMBUSLAH ROH KUDUS DI TEMPAT INI"

    Berhembuslah Roh Kudus di tempat ini. Berhembuslah Roh Kudus dengan kuasa-Mu   

    Pulihkanlah greja-Mu di zaman ini. Berhembuslah-berhembuslah sekarang

    Urapilah kami dengan minyak baru. Penuhilah kami dengan hati baru

    Kami rindu Tuhan melihat kuasa-Mu dicurahkan di tempat ini

  2. Doa Pembukaan : Datanglah hai Roh Kudus, penuhilah hati umat-Mu dan nyalakanlah di dalamnya api cinta-Mu. Utuslah Roh-Mu maka semuanya akan dijadikan lagi dan Engkau akan membaharui muka bumi.

    Marilah kita berdoa: Ya, Allah, Engkaulah telah mengajar hati umat-Mu dgn penerangan Roh Kudus. Berilah kami dg perantaraan Roh Kudus kebijaksanaan sejati serta kurnia selalu merasa gembira  atas penghiburannya karena Kristus Tuhan kami. Amin.

  3. Pembacaan Lilin kecil

2. PENGHAYATAN

  1. Pertanyaan penggalian pengalaman

    1. Apa yang menandai bahwa seorang menjadi resmi menjadi anggota gereja? (Baptis)

    2. Sebutkanlah 3 buah dari sakramen Pembaptisan. ( Menjadi anggota resmi gereja, menjadi anak Allah, Dosanya dihapuskan)

    3. Kapankah Bapa Uskup berkunjung ke Paroki kita? ( pada waktu ada penerimaan Sakramen Penguatan / Krisma ).

    4. Bagaimana suasana ketika diadakan penerimaan Sakramen Penguatan oleh Bapak Uskup? ( Ramai  dan semarak )

  2. Cerita :  "PELANTIKAN KEPALA KAMPUNG"

    Di sebuah desa namanya desa Wangka hiduplah sebuah keluarga yang sangat aktif dalam hidup menggereja. Nama keluarga itu Bapak Rafael dengan dua orang anak yang bernama KIA dan VE sedangkan  ibunya bernama Maria. Hidup mereka sangat rukun dan damai, bahkan menjadi contoh bagi keluarga yang lain karena ketekunan hidup mereka dalam keluarga itu. Pada suatu hari dengan tanpa diketahui oleh ayahnya penduduk kampung  mengadakan rapat untuk memilih  seorang kepala kampung yang dapat memimpin mereka di kampung itu. Mereka sepakat untuk memilih Bapak Rafael menjadi kepala di kampung itu. Tibalah pada hari yang telah ditentukan untuk melantik Bapak Rafael menjadi ketua di dalam kampung itu. Dalam pelantikan itu suasana sangat ramai dan semua orang menjadi senang oleh karena Bapak Rafael terpilih menjadi ketua di dalam kampung itu. 

  3. Pertanyaan Cerita

    1. Apa judul cerita tadi? ( Pelantikan kepala kampung )

    2. Siapa yang dipilih menjadi kepala kampung tersebut ( Bapak Rafael )

    3. Siapa saja nama anak dari bapak Rafael ( KIA dan VE )

  4. Pendalaman

    Anak-anak yang terkasih dalam Kristus, tema kita pada Minggu yang lalu adalah tentang  Sakramen Baptis, di mana baptisan yang kita terima mau menandakan bahwa kita sudah diangkat menjadi anak Allah. Dan tema kita pada hari ini adalah Sakramen Penguatan/Krisma. Adapun tujuan dari penerimaan Sakramen Penguatan atau Krisma ini adalah menjadikan kita anggota gereja yang dewasa, Oleh karena sudah dewasa kita menjadi saksi Iman, kita dimeteraikan menjadi saksi Kristus dan menjadi anggota gereja yang penuh & dewasa sedangkan Meterai Imamat adalah bahwa orang dalam hal ini Imam yang dapat memimpin  misa. 

    Anak-anak yang terkasih dalam Kristus, sakramen Krisma disebut juga sakramen penguatan. Dengan menerima sakramen Krisma/ Penguatan orang menerima Roh Kudus untuk menjadi anggota Gereja yang penuh, untuk dapat membela imannya dan supaya melalui kata-kata dan perbuatannya menjadi saksi-saksi Kristus dimasyarakat.

    Pelayanan Sakramen Krisma adalah Uskup atau Imam yang diberi kuasa dan wewenang Uskup

    Beberapa arti simbol penerimaan Sakramen Krisma:

    Anak-anakku yang manis, Tuhan memberikan rahmat yang begitu besar kepada kita. Apakah kita mampu menjadi saksi Kristus yang kecil? Bagaimana caranya? Bersikap jujur, suka membantu orang lain, walaupun orang itu kita kenal, rajin mebantu orang lain, rajin berdoa, rajin ke gereja dan sekoilah Minggu.

3. Pengungkapan : Anak mengucapkan kalimat: "Aku mau menjadi saksi Kristus" dengan suara lantang sambil

    mengangkat tangan.

4. Kesaksian    : Pembina memberi kesaksian dari pengalamannya dalam menerima sakramen Krisma.

5. Perwujudan : Anak diminta untuk aktif mengikuti Minggu gembira sebagai dasar untuk menerima sakramen Krisma.

6. Penutup:

  1. Doa Penutup: Bapa yang penuh kasih, terima kasih kami ucapkan kepada-Mu karena kami dapat melaksanakan kegiatan ini dengan baik. Ajarilah kami untuk selalu rajin melakukan perbuatan yang baik agar kami pantas menjadi anggota gereja yang penuh dan saksi-Mu yang setia. Demi Kristus Tuhan dan pengantara kami. Amin.

  2. Lagu Penutup: "Jadilah saksi Kristus"

    Pabila diri-Mu dislamatkan, jadilah saksi Kristus

    Cahaya hidupmu jadi terang, jadilah saksi Kristus

    Api cinta Kristus, kau kobarkan, jadilah saksi Kristus.

Kembali ke halaman depan