ORANG KUDUS

 

Tujuan Umum :  Anak dapat mencontohi sikap orang kudus dalam kehidupan sehari-hari.
Tujuan Khusus : Setelah minggu gembira anak diharapkan dapat :

  1. Membedakan antara santo dan santa

  2. Menyebutkan nama santo atau santa pelindungnya

  3. Mendoakan doa singkat yang sudah disiapkan oleh pembina

  4. Menyebutkan sikap yang baik untuk mengikuti teladan para kudus

Sumber bahan : Mat. 5 : 1 - 12
Alat Peraga : Gambar para kudus di surga
Langkah-langkah :
1. Perayaan

  1. Lagu Pembukaan : "PARA ORANG KUDUS" ( mengikuti lagu "Ada orang buta")
        Para orang kudus yang suci hatinya.
        Membawa berkat tuk kita semua
        Kumohon doamu lindungilah kami.
        Dalam hidup kami setiap hari

  2. Doa Pembukaan: Bapa di dalam surga,kami mengucapkan syukur kepada-Mu atas segala berkat dan kasih-Mu.Kami
    mohon,ajarilah kami mengenang dan belajar dari sikap-sikap para kudus di surga,karena Kristus Tuhan dan pengantara kami,kini dan sepanjang segala masa,Amin.

  3. Pembacaan lilin kecil

2. Penghayatan

  1. Ceritera : "THERESIA KANAK-KANAK YESUS
            Theresia Kanak-kanak Yesus lahir tanggal 2 Januari 1873 di Alencon, Perancis. Theresia dengan nama kecilnya Marie Francois. Theresia adalah putri bungsu dari empat bersaudara, dan semuanya menjadi suster/biarawati. Ayah dan ibunya termasuk keluarga yang saleh dan sederhana. Ayahnya seorang tukang arloji. Suatu saat, ibunya meninggal. Setelah ibunya meninggal, kakak sulungnya (Suster Paulin ) mengganti kedudukan ibunya .
    Ketika masih kecil Theresia menunjukkan sifat-sifat yang tidak baik karena ia nakal,suka melawan orang tuanya.Tetapi berkat bimbingan orang tuanya yang saleh itu,maka sifatnya berubah menjadi anak yang baik,yang suka menolong orang tuanya dan teman,tidak nakal dan ia mempunyai cita-cita yang sangat besar untuk menerima kanak-kanak Yesus,kerinduannya akhirnya tercapai ketika menerima komuni pertama pada usia 12 tahun.Theresia ingin menjadi suster seperti kakaknya (suster Carmelitas),namun tidak diijinkan oleh pimpinan biara Carmel,karena ia masih kecil.Karena keinginannya yang besar,maka ketika ia berusia 15 tahun permohonannya menjadi suster carmel dikabulkan oleh pimpinan Carmel. Di biara ia hidup sederhana,tekun,tabah dan suka berdoa,suka bekerja,mencuci,memasak menyapu,dll.
    Penderitaan dan beban apapun yang ia alami di biara tidak menjadikan ia putus asa,ia terus berdoa,dan doanya selalu didengar oleh Tuhan Yesus,sehingga ia dapat menobatkan orang banyak. Theresia meninggal pada tanggal 30 September 1897 di Lisiuex.Menjelang kematiannya Theresia berdoa :"Ya Tuhan saya berbhakti kepada-Mu".Pada tahun 1925 Theresia digelar sebagai santa oleh Paus Pius ke XI " SANTA THERESIA DARI KANAK-KANAK YESUS. " Saat itu ia berusia 24 tahun.Santa Theresia diangkat sebagai pelindung karya misi.

  2. Pertanyaan ceritra
    1. Apa judul ceritra tadi ( Santa Theresia dari kanak-kanak Yesus)
    2. Santa Theresia mempunyai berapa saudara ( 4 orang )
    3. Bagaimana cara hidup dari Santa Theresia ( sederhana,tekun,tabah,rajin berdoa,rajin membantu orang tua)
    4.  Pada usia berapa tahun Santa Theresia meninggal dunia ?
      ( 24 tahun )
  3. Pendalaman
            Adik-adik, kita sudah mendengarkan cerita tentang Santa Theresia dari kanak-kanak Yesus. Ia adalah salah satu dari sekian banyak orang kudus yang hidupnya sederhana, rajin, tekun, tabah, suka menolong, tidak cepat mengeluh, dan rajin berdoa untuk semua orang yang mewartakan Yesus.
    Santa Theresia memberi contoh kepada kita, maka kita perlu mencontohi sikapnya; rajin berdoa untuk orang tua, teman dan semua orang yang membutuhkan doa kita, rajin ke gereja, mengikuti nasihat orang tua dan tidak nakal. Nah adik-adik, kita juga harus mengenal santo dan santa pelindung kita masing-masing. Seperti : Santu Yoseph, Santa Monika, Santu Lukas, Santo Petrus, Santu Vincentius, dll. Dari santo-santa di atas, kita dapat membedakan, yang laki-laki disebut santo dan yang perempuan disebut santa.

3. Pengungkapan : Menempelkan gambar St.Theresia Kecil.
4. Kesaksian : Pembina meminta anak untuk menceritrakan pengalaman menolong temannya dengan doa.
5. Perwujudan : Pembina meminta anak untuk menuliskan doa singkat kepada para kudus.

     Contoh :  Santa Theresia dari kanak-kanak Yesus,kami mohon kepadamu lindungilah dan ajarilah kami anak-anakmu agar kami

                    selalu mengikuti teladanmu
6. Penutup :
a. Doa Penutup ( Pembina bersama anak berdiri membentuk lingkaran dan berdoa Bapa Kami sambil bergandengan tangan )
b. Lagu Penutup : "MENGASIHI LEBIH SUNGGUH"
    Melayani,melayani lebih sungguh. Melayani-melayani lebih sungguh
    Tuhan lebih dulu mengasihi kepadaku. Melayani-melayani lebih sungguh
    Mengasihi-mengasihi lebih sungguh.  Mengasihi-mengasihi lebih sungguh
    Tuhan lebih dulu mengasihi kepadaku.  Mengasihi-mengasihi lebih sungguh

Kembali ke halaman depan